Investor Semakin Jeli
Mclub

Investor Semakin Jeli

Beberapa bulan lalu, sorotan publik tertuju pada perusahaan rintisan teknologi atau tech-startup. Melihat rentetan pemutusan hubungan kerja yang muncul, mantra grow at all cost nampak tak lagi manjur. Ancaman resesi hingga dugaan bubble yang pecah menjadi bagian dari fenomena tersebut.

OlehBernadinus Adi Pramudita

Sederet tech-startup beberapa bulan lalu melakukan pemutusan hak kerja (PHK) terhadap ratusan pegawainya dengan alasan perampingan operasional perusahaan. Sejumlah nama startup yang melakukan PHK, yakni LinkAja, JD.ID, dan Zenius. Ketiganya, dalam rentang waktu yang tidak lama melakukan PHK kepada dengan alasan efisiensi bisnis. Rentetan PHK yang dilakukan ketiganya menyedot perhatian dan menimbulkan pertanyaan masyarakat, ada apa yang sebenarnya terjadi pada startup ketika pandemi mulai usai?

Memang, banyak startup mendulang keuntungan ketika pandemi terjadi. Adaptasi masyarakat pada kondisi pandemi menjadi pendorong penggunaan layanan dari para startup. Momen ini menjadi kesempatan bagi banyak startup untuk menggaet konsumen dan mengembangkan layanannya.

Iwan Setiawan, CEO Marketeers, menjelaskan adanya rentetan kejadian yang mengakibatkan PHK di startup. Pandemi membuat banyak negara memberl

0

MarketeersMAX

Anda harus berlangganan lebih dulu untuk mengakses semua konten premium ini. Apabila Anda sudah berlangganan, silakan klik tombol Login.