Lincah Dekati Pelanggan
Perusahaan atau merek di era sekarang kian dituntut untuk menjadi lebih Agile atau bisa beradaptasi dengan segala perubahan, dan lincah untuk menghadapi dinamika bisnis. Para marketeer juga diwajibkan untuk mempertahankan basis pelanggan sekaligus menambah leads baru yang menghasilkan konversi tinggi.
Dalam konteks pemasaran, perusahaan dan merek harus betul-betul memperhatikan pengelolaan Customer Management. Dalum framework marketing The 9 Core Elements of Marketing yang dikutip dari buku Rethinking Marketing: Sustainable Marketing Enterprise in Asia (2002) oleh Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Hooi den Huan, Customer Management masuk dalam Strategy (mind-share). Strategi merupakan eksplorasi untuk memahami segmen pasar, memilih sasaran pasar (target market), dan menetapkan positioning perusahaan yang akan dibentuk di benak pelanggan. Tak hanya dituntut makin relevan, perusahaan dan merek juga wajib menjaga interaksi dengan pelanggan secara berkualitas di tengah perilaku konsumen yang terus berubah. Ada dua aspek penting yung menjadi perhatian perusahaan dan pemasar, yaitu tentang bagaimana pemanfaatan Al-powered Customer Relation Management (CRM) dan strategi digital marketing. Meski memanfaatkan teknologi secara bersamaan, namun kedua aspek itu menjadi fondasi bagi merek untuk bisa "berbicara" dan "mendengar" pelanggan.
Selama satu dekade terakhir, CRM sering kali hany
MarketeersMAX
Anda harus berlangganan lebih dulu untuk mengakses semua konten premium ini. Apabila Anda sudah berlangganan, silakan klik tombol Login.
























