Otomotif Optimistis  Sekaligus Realistis
Jongkie D. Sugiarto, Ketua Pengembangan Pasar GAIKINDO
Industry Update GAIKINDO

Otomotif Optimistis Sekaligus Realistis

Industri otomotif nasional terus menunjukkan potensi yang besar. Hal ini ditandai dengan banyaknya merek mobil asal China yang masuk ke pasar Indonesia. Meski demikian, para pemain industri harus tetap realistis di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil.

OlehJongkie D. Sugiarto, Ketua Pengembangan Pasar GAIKINDO

Industri otomotif nasional memang sedang menunjukkan perubahan struktur pasar seiring meningkatnya elektrifikasi kendaraan dan masuknya banyak merek baru, khususnya dari China. Kondisi ini merupakan bagian dari proses transisi yang memang sudah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa pasar otomotif Indonesia mulai terbuka terhadap pilihan kendaraan yang lebih beragam. Kehadiran merek-merek baru ini membawa dampak nyata bagi industri. Kabar yang menggembirakan adalah masuknya merek-merek baru tersebut. Saat ini, tercatat sudah ada 16 merek kendaraan listrik yang masuk ke Indonesia dan sebagian di antaranya berasal dari China. Tidak hanya hadir sebagai produk impor, sejumlah merek tersebut juga mulai merakit kendaraan di dalam negeri, sehingga harga jual bisa ditekan. Sekarang, Rp 150 juta pun sudah bisa dapat mobil listrik.

Otomotif Optimistis Sekaligus Realistis. Data penjualan industri menunjukkan bahwa merek-merek asal China mulai mencatatkan performa yang signifikan, terutama di segmen kendaraan listrik dan hybrid. Salah satu yang paling menonjol adalah BYD. Sepanjang Januari hingga November 2025, penjualan wholesales BYD men

0

MarketeersMAX

Anda harus berlangganan lebih dulu untuk mengakses semua konten premium ini. Apabila Anda sudah berlangganan, silakan klik tombol Login.